Konsumen Makin Suka Beli Kemasan Besar?

KOMPAS.com Caroline Damanik — Pada kuartal I-2010, Nielsen menangkap fenomena bahwa konsumen lebih suka membeli barang-barang yang tergolong fast moving consumer goods dalam kemasan besar. Alasan utamanya, lebih hemat.

Dalam rilis survei yang disampaikan di Mayapada Tower Jakarta, Senin (24/5/2010), Executive Director Nielsen Teguh Yunanto mencontohkan peningkatan volume penjualan susu bubuk dan minyak goreng dalam kemasan besar.

Peningkatannya mencapai 16 persen jika dibandingkan dengan pembelian dalam kemasan sedang yang turun 7 persen dan kemasan kecil yang turun 3 persen. "Konsumen memilih kemasan besar karena bisa menghemat harga 20 persen daripada membeli kemasan sedang," tuturnya.

Sementara itu, volume penjualan minyak goreng dalam kemasan 2 liter meningkat 37 persen dibandingkan dengan volume penjualannya pada kuartal pertama tahun lalu. Teguh mengatakan, konsumen memilih kemasan 2 liter karena dapat menghemat harga hingga 14 persen.

Peningkatan volume penjualan ini juga disebabkan harga minyak curah tak jauh berbeda dengan harga minyak goreng kemasan. Namun, pengecualian tampak pada volume penjualan sampo. Justru penjualan sampo paling laku dalam bentuk kemasan mini (sachet). Rata-rata konsumen membeli tiga kemasan mini per minggu. Konsumen justru tidak memilih untuk menghemat dengan membeli kemasan botol yang lebih besar.

Ulasan:

Disaat perekonomian seperti sekarang pengambilan keputusan yang tepat sangat diperlukan terutama yang menyangkut untuk kebutuhan sehari-hari.

0 Response to "Konsumen Makin Suka Beli Kemasan Besar?"

Posting Komentar