Dirikan Bakrie Connectivity, BTEL Investasi US$ 100 Juta

Indro Bagus - detikFinance

Jakarta - PT Bakrie Telecom Tbk (BTEL) menyiapkan investasi US$ 100 juta untuk mengembangkan PT Bakrie Connectivity, anak usaha yang baru didirikan Maret 2010.

"Investasi untuk Bakrie Connectivity sebesar US$ 100 juta tahun ini," ujar Direktur Keuangan BTEL, Jastiro Abi di kantornya, Jakarta, Selasa (11/5/2010).

Bakrie Connectivity alias BCON merupakan anak usaha BTEL yang baru saja didirikan 11 Maret 2010. BCON bergerak di bidang perdagangan produk dan jasa berbasis internet provider dan multimedia.

Modal disetor BCON sebesar Rp 500 juta. Nilainya tidak besar. Sebab, perusahaan ini hanya berfungsi menjalankan operasional saja. "Dana investasi sebesar US$ 100 juta telah diperoleh dari hasil penerbitan obligasi US$ 250 juta," jelas Abi.

BTEL baru saja menyelesaikan penerbitan obligasi senilai US$ 250 juta. Dananya akan digunakan untuk melunasi utang bank sebesar US$ 175 juta, kemudian untuk pendanaan interest reserve account sebesar US$ 14,4 juta.

Abi mengatakan, pelunasan utang bank US$ 175 juta itu termasuk pelunasan pinjaman jangka pendek (bridge loan) sebesar US$ 45 juta dari Credit Suisse, Morgan Stanley, dan Bank of America Merril Lynch.

Pinjaman sebesar US$ 45 juta tersebut digunakan untuk investasi di BCON, sehingga untuk memenuhi investasi US$ 100 juta di BCON, masih dibutuhkan dana sebesar US$ 55 juta.

"Total pelunasan utang bank ditambah pendanaan interest reserve account sekitar US$ 189,4 juta. Jadi masih ada sisa dana obligasi US$ 60,6 juta. Dana ini untuk investasi ke BCON," ujarnya.

Selain itu, BTEL juga baru saja mendirikan anak usaha baru bernama PT Bakrie Network atau BNET pada 11 Maret 2010. BNET bergerak di bidang pembangunan infrastruktur jasa telekomunikasi.

"Jadi nanti BNET akan membangun berbagai infrastruktur telekomunikasi seperti jaringan fiber optik," jelas Abi.

Sayangnya, Abi belum dapat membeberkan investasi yang disiapkan perseroan untuk BNET. "Investasinya bisa lebih besar dari BCON. Tapi dia baru tahun depan, tidak tahun ini. Nilainya nanti deh," jelasnya.

(dro/dnl)

Ulasan:

Dengan didirikan Bakrie Connectivity (BCON) & PT Bakrie Network (BNET) sangat diharapkan berdampak baik terhadap pembangunan indonesia terutama dibidang perdagangan produk dan jasa berbasis internet provider dan multimedia maupun pembangunan infrastruktur jasa telekomunikasi.

0 Response to "Dirikan Bakrie Connectivity, BTEL Investasi US$ 100 Juta"

Posting Komentar